Laporan Akuntabilitas Kinerja Poltekkes Kemenkes Aceh Tahun 2015

Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) Poltekkes Kemenkes Aceh tahun 2015, merupakan sarana untuk menyampaikan pertanggungjawaban kinerja Direktur Poltekkes Kemenkes Aceh beserta jajarannya terutama dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu pendidikan dan pengajaran, penelitian serta pengabdian masyarakat kepada Kepala Badan PPSDM Kesehatan, dan seluruh pemangku kepentingan baik yang terkait langsung maupun tidak  langsung sekaligus menyampaikan proses pencapaian hasil, permasalahan utama, upaya pemecahan masalah dan strategi keberhasilan tahun 2015, untuk dapat dijadikan lesson learmt pada perencanaan tahun 2016. Selain itu, LAKIP Poltekkes Kemenkes Aceh merupakan wujud pertanggungjawaban atas kinerja pencapaian visi dan misi yang dijabarkan dalam tujuan/sasaran strategis. Tujuan/sasaran strategis tersebut mengacu pada Rencana Strategis Politeknik Kesehatan Kemenkes Aceh 2015-2019.

Visi Poltekkes Kemenkes Aceh adalah menjadikan institusi pendidikan terkemuka di Indonesia dalam menghasilkan tenaga kesehatan yang unggul, kompetitif dan islami tahun 2020. Dalam mencapai visi tersebut, Poltekkes Kemenkes Aceh sebagai institusi yang mempunyai tugas melaksanakan pendidikan vokasional dalam program Diploma III dan Diploma IV sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku, mempunyai enam misi yaitu (1) Tercapainya  Indikator Kinerja Utama Poltekkes Kemenkes Aceh di bidang pendidikan dan pengajaran, penelitian serta pengabdian kepada masyarakat; (2) Peningkatan dan pemberdayaan sumber daya manusia; (3) Pengembangan kelembagaan dan organisasi; (4) Peningkatan pengadaan sarana dan prasarana; (5) Peningkatan mutu hidup civitas akademika; (6) Menerapkan nilai-nilai islam dalam segala aktivitas civitas akademik.

Dalam mencapai visi dan misi, Poltekkes Kemenkes Aceh menetapkan 6 (enam) sasaran strategis yang akan dicapai dalam tahun 2015, yaitu : (1) Meningkatnya lulusan tepat waktu; (2) Meningkatnya  lulusan dengan IPK ≥ 2,75;  (3) Meningkatnya penyerapan lulusan di pasar kerja, (4) Meningkatnya kualitas dan relevansi penelitian dan pelayanan masyarakat oleh dosen, (5) Meningkatnya publikasi karya ilmiah, (6) Meningkatnya kegiatan pengabdian kepada masyarakat.

Untuk menilai pencapaian sasaran strategis,  Direktur Poltekkes Kemenkes Aceh telah menetapkan IKU Poltekkes Kemenkes Aceh tahun 2015 pada tanggal 29 Januari 2015. Dalam penetapan IKU tersebut terdapat 6 ( enam ) indikator sebagai alat pengukuran kinerja, yaitu : (1) Persentase lulusan tepat waktu; (2) Persentase lulusan dengan IPK ≥ 2,75, (3) Persentase tingkat penyerapan lulusan di pasar kerja kurang dari 6 bulan setelah lulus (wisuda), (4) Jumlah penelitian yang dilakukan dosen dalam 1 tahun; (5) Jumlah karya ilmiah yang dipublikasikan dalam jurnal terakreditasi  per tahun, (6)  Jumlah kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan dalam 1 tahun.

Capaian kinerja dari 6 indikator diatas, 3 indikator diantaranya telah mencapai target bahkan berhasil melebihi target, dan 3 indikator belum mencapai target yang ditetapkan yaitu (1) Persentase lulusan tepat waktu; (2)  Persentase tingkat penyerapan lulusan di pasar kerja kurang dari 6 bulan setelah lulus (wisuda) dan (3) Jumlah karya ilmiah yang dipublikasikan dalam jurnal terakreditasi.

Pada tahun 2015, pencapaian indikator kinerja  Persentase lulusan dengan IPK ≥ 2,75  dapat direalisasi dengan baik sebesar 96,9%  dengan capaian kinerja  105,3%  dari target yang ditetapkan sebesar  92%.  Artinya bahwa peningkatan kualitas lulusan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan. Jumlah penelitian yang dilakukan dosen sebanyak 47 penelitian dengan capaian kinerja  104,4%, dari target yang ditetapkan 45 penelitian, sedangkan jumlah kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan  dosen sebanyak 58 kegiatan dengan capaian kinerja 103,6%. dari target yang ditetapkan 56 kegiatan. hal ini menunjukkan bahwa kuantitas dan kualitas serta relevansi penelitian dan pengabdian kepada masyarakat oleh dosen semakin meningkat  Namun, masih terdapat indikator yang belum mencapai target yang telah ditetapkan pada tahun 2015, hal ini menjadi fokus perhatian pimpinan dan seluruh jajaran Poltekkes Kemenkes Aceh tahun 2016. Hasil capaian kinerja yang ada, diharapkan mampu menjadi sumber informasi serta referensi yang efektif bagi upaya perbaikan serta optimalisasi kinerja Poltekkes Kemenkes Aceh dimasa yang akan datang.

Sementara, realisasi anggaran Poltekkes Kemenkes Aceh tahun 2015 sebesar adalah Rp. 53.544.404.415,- atau sebesar  94,80%, dari pagu anggaran Rp. 56.482.708.000,-.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *